.: Selamat datang di website PT. Hyperbaric Medical Solusindo :.

Klinik Hiperbarik RSUD Raja Ampat

Diresmikan oleh Ibu Menkes dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH More »

Peresmian Klinik Hiperbarik II

RS. Graha Kedoya Jl. Panjang No. 26 Kedoya, Jakarta Barat More »

Luka Diabetes

Terapi oksigen hiperbarik merupakan perawatan terbaik untuk luka diabetes/ulcer More »

 

Kunjungan Direktorat Penilaian Alkes & PKRT Kemenkes RI ke PT. Hyperbaric Medical Solusindo

kunjungan

Kunjungan Direktorat Penilaian Alkes & PKRT Kemenkes RI ke PT. Hyperbaric Medical Solusindo pada tanggal 15 Agustus 2016 diwakili oleh Dra. Rully Makarawo,Apt selaku Kasubdit Alkes Kelas A & B dan Ibu Pritha Elisa.

Kunjungan pre-market ini bertujuan untuk mengamati kesesuaian produksi hyperbaric chamber PT. HMS dengan cara produksi alat kesehatan yang baik dan benar.

Dukungan pemerintah terhadap produksi dalam negeri menjadikan dorongan bagi kementerian kesehatan  untuk melakukan kunjungan  ini.

“Harapan akhir bagi para produsen alat kesehatan dalam negeri adalah dapat   meningkatkan mutu dan daya saing  terhadap produk non-lokal”, demikian ujar Ibu Dra.Rully Makarawo, Apt.

Diskusi Terbuka Tentang Hyperbaric Chamber Tahun 2016

diskusi1

Indonesia yang kita cintai merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak tepat di titik pertemuan jalur komunikasi dunia. Kondisi ini menjadikan Indonesia memiliki berbagai ancaman keamanan di laut baik ancaman kekerasa, ancaman navigasi, ancaman terhadap sumber daya laut dan ancaman pelanggaran hukum. Salah satu unsur pengawak TNI dan TNI AL adalah para penyelam yang bertugas melaksanakan perawatan dan perbaikan kapal bawah air, dan melaksanakan operasi selam lebih dari kedalaman 40 meter. Dalam kondisi tertentu para prajurit TNI dan profesi penyelam rentan akan paparan masalah kesehatan kelautan. Risiko terbesar yang dapat dialami adalah penyakit dekompresi. Untuk mengatasi penyakit ini dipergunakan metode pengobatan terapi oksigen hiperbarik (TOHB) dimana pasien diberikan pernafasan dengan oksigen murni (100%) pada kondisi tekanan udara lebih besar daripada tekanan udara atmosfer normal, dan proses ini dilaksanakan dalam suatu Ruang Udara Bertekanan Tinggi (hyperbaric chamber).

Seiring waktu TOHB dipergunakan bukan hanya untuk mengatasi penyakit penyelaman namun juga untk mengatasi penyakit-penyakit denganindikasi klinis lain, seperti untuk percepatan penyembuhan luka diabetes, dan lain-lain. Dengan adanya tuntutan di masyarakat ini maka beberapa hari menjelang Ramadhan, yaitu pada tanggal 2/6/2016, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan menyelenggarakan Diskusi Terbuka tentang Hyperbaric Chamber di Aula Nusantara I Ged. Urip Sumohardjo Jakarta Pusat, dengan tema “Peran dan Fungsi Hyperbaric Chamber dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan bagi Prajurit TNI, PNS Kemhan dan Keluarganya beserta Masyarakat.

diskusi2

Diskusi ini juga memberikan masukan dan saran sebagai informasi yang lengkap tentang fungsi, syarat dan kebijakan penggunaan alat terapi tersebut (hyperbaric chamber). Acara diskusi yang berlangsung kurang lebih tiga jam ini dihadiri oleh jajaran pejabat dari berbagai lini, baik dari Kemhan, Kemenkes, Kemenkumham, organisasi profesi IDI, organisasi kedokteran kelautan PERDOKLA, hadir juga para staf dari RS TNI AL dr. Mintohardjo, RS TNI AL dr. Ramelan, Lakespra Saryanto, serta tak tertinggal hadir pula para akademisi dari UI, UNAIR dan akhirnya para pengguna hyperbaric chamber dari Dispotmar TNI AL dan beberapa RS swasta di Jakarta. Diskusi ditutup oleh Dirjen Kuathan Kemhan Laksamana Muda TNI Agus Purwoto.

Do’s and don’ts : Tips Nyaman Menjalani Terapi Hiperbarik

chamberntb1

Semakin maraknya Terapi Oksigen Hiperbarik (TOHB) saat ini tentu juga akan diiringi oleh semakin meningkatnya rasa keingintahuan masyarakat, apa itu TOHB? Apakah saya boleh / bisa untuk mengikuti TOHB? Untuk menjawab itu bahasan kali ini akan membahas mengenai tips untuk mengikuti TOHB. Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan saat seseorang mengikuti TOHB? Berikut adalah daftar hal-hal yang BOLEH anda lakukan dan TIDAK BOLEH anda lakukan.

DO’s:

  1. Berkonsultasilah dengan dokter hiperbarik, terutama bila ini adalah sesi TOHB pertama anda.
  2. Kenakan pakaian yang santai dengan bahan katun dan juga alas kaki yang mudah dilepas
  3. Bawalah satu tas saja yang cukup untuk menampung semua barang yang anda bawa sehingga tas dapat disimpan & dikunci di locker selama anda mengikuti terapi.
  4. Pilihlah jam terapi yang paling nyaman untuk anda sehingga anda tidak tergesa-gesa.
  5. Tibalah di instalasi hiperbarik minimal setengah jam sebelum jam perjanjian karena anda akan menjalani skrining awal sebelum masuk ke dalam chamber hiperbarik.
  6. Bawa serta foto rontgen dada (toraks) anda dengan minimal waktu rontgen adalah 3 bulan terakhir untuk memastikan bahwa kondisi paru-paru anda baik.
  7. Jangan lupa makanlah terlebih dahulu.
  8. Silakan membawa minuman favorit anda bila anda mau, karena saat terapi dimulai dan pintu chamber ditutup anda akan diminta untuk rajin menelan. Minuman kesukaan anda dapat membantu anda dalam proses penyamaan tekanan.
  9. Silakan anda BAB/BAK terlebih dahulu sebelum terapi dimulai sehingga anda tidak resah selama terapi berlangsung.

DON’Ts:

  1. Anda dilarang untuk membawa benda-benda yang dapat menimbulkan panas / memicu api seperti korek, rokok, dan juga peralatan elektronik ke dalam chamber.
  2. Jangan mengenakan perhiasan, make-up, juga parfum yang berlebihan. Ingat anda akan menjalani terapi dan bukan ke pesta pernikahan teman baik anda.
  3. Anda juga dilarang untuk membawa bahan bacaan dengan kertas yang teramat tipis dan banyak mengandung karbon seperti koran, tabloid, buku komik, dll. Anda diperkenankan untuk membawa bahan bacaan dengan kertas licin (glossy).
  4. Saat masker sudah dipasang ke wajah anda maka bernafaslah normal / biasa saja. Bagi kaum hawa, anda tidak perlu melepas masker dan malah menyemprotkan oksigen di masker ke kulit wajah / tangan anda supaya kulit anda semakin kencang, itu sia-sia saja dan tidak akan merubah anda menjadi Raisa, karena dengan bernafas normal oksigen yang larut dalam tubuh anda sudah >6x lipat daripada normal.
  5. Bila yang mengikuti terapi adalah anak anda, maka silakan membawa mainan favoritnya, tentu yang aman dan setelah di-skrining oleh petugas hiperbarik. Anda juga boleh membawa film kartun favorit anak anda sehingga selama terapi anak anda tidak akan bosan.

Apabila seluruh prosedur TOHB yang dijelaskan dilaksanakan oleh setiap peserta TOHB maka hasil akhir yang akan didapatkan adalah 0% keluhan dan 100% menyehatkan.

Selamat ber-Hiperbarik!

Aspek Keselamatan Dalam Terapi Hiperbarik

Senin, 14 Maret 2016 kabar duka datang dari RSAL Mintohardjo dengan meninggalnya 4 orang akibat kebakaran di chamber hiperbarik. Terlepas dari penyebab sebenarnya (masih dalam penyelidikan), masyarakat tentu bertanya-tanya apa penyebabnya? Apakah terapi hiperbarik ini membahayakan, apa saja perawatan chamber hiperbarik?
Kami mencoba mengulas aspek safety dari Chamber Hiperbarik.

Aspek Safety 1: Keamanan tekanan

Chamber hiperbarik, dilengkapi dengan pengaman menjaga tekanan yang aman bagi pasien. Pertama: tersedianya valve exhaust cepat. Exhaust cepat ini merupakan saluran pengeluaran udara secara cepat, sehingga memungkinkan pengeluaran pasien dengan cepat jika terjadi kedaruratan. Kedua: Pemberian tekanan (ascent) dan pengurangan tekanan (descent) diberikan sekurang-kurangnya 1 meter laut permenit atau kurang, untuk mengurangi resiko terjadinya barotrauma pada pasien.

Aspek safety 2: Pemberian oksigen

Chamber hiperbarik dilengkapi dua pipa inlet utama: udara atmosfir dan oksigen 100%. Pada awal pemberian tekanan pipa inlet udara atmosferlah yang memberi tekanan pertama kali. Seperti diketahui bahwa udara atmosfer terkandung oksigen 21%, akibatnya komposisi udara chamber pada saat mencapai kedalaman terapi sama dengan atmosfer.

Hiperbarik hadir di RSUD Kota Mataram

chamberntb1

Terapi oksigen hiperbarik atau TOHB kini hadir di kota Mataram. Tipe chamber yang dipasang adalah tipe HMS 242 dengan spesifikasi mulytilock/multiplace, 8 seat. PT. Hyperbaric Medical Solusindo selaku perusahaan manufacture chamber hiperbarik menyediakan pelayanan paripurna, diawali dengan instalasi hingga pelatihan yang dilakukan terhadap petugas pengawak hiperbarik yang akan diterjunkan.

Pelatihan teori pengawak chamber RSUD Kota Mataram berlangsung di Mataram, pada tanggal 14 – 19 Desember 2015 oleh tim trainer Perdokla Jakarta. Pelatihan ini merupakan pelatihan yang disertifikasi oleh Perdokla. Adapun pengawak chamber RSUD Kota Mataram berjumlah 7 orang yang terdiri atas dua dokter (dr. Devi RM Tarigan dan dr. Ni Luh Eka), empat perawat (Ziadatun, Budi, L. Yuan, Forlyta) dan satu teknisi (Ivan).

Pelatihan praktek pengawakan chamber dilakukan pada tanggal 25 sd 30 Januari 2015, didampingi oleh Bp Pudjohadi dan dr. E. Hagni Wardoyo, Sp.MK. Pelatihan ini meliputi: penjelasan mengenai administrasi pelayanan hiperbarik, pengenalan alat hiperbarik dan troubleshooting, mempelajari fungsi dan kegunaan panel instrument, penerimaan pasien dan skrining pasien hiperbarik, simulasi bermain peran dan pengoperasian chamber hiperbarik.chntb3

PT. Hyperbaric Medical Solusindo mengucapkan terimakasih kepada direktur dan jajaran direksi RSUD Kota Mataram, Walikota Mataram dan seluruh masyarakat peminat hiperbarik NTB.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi center hiperbarik di RSUD Kota Mataram,di Jl. Bung Karno No. 3 Pagutan Raya Mataram.

Selamat dan sukses hiperbarik center RSUD Kota Mataram!